Minggu, 29 September 2013

[Fanfic] Badman Series — Chapter 1: I am a badman!


Minki POV

Tik…tok…tik…tok…
Bunyi jam mengiringi suara Lee soensangnim mengajar  bahasa Inggris. Yeah, sangat membosankan menunggu bel jam istirahat. Aku memangku kepalaku sendiri. Aku tidak ingin dipergoki guru ketiduran lagi. Sudah cukup dengan angket ‘sleepy head’ dikelas sepuluh lalu.
Memang, aku selalu mengantuk dimana-mana. Dikelas, di kantin, dikafe, dimall, dibis, bahkan aku pernah tertidur di toilet dengan dongsaeng-ku yang menggedor-gedor pintu sambil berteriak “Buka noona! Aku ingin pipis! Jebaaaaaal!”

            Bel, cepatlah berbunyi aigooo Gumamku dalam hati.

Teman-temanku? Belajar? Lebih tepatnya lagi belajar bersosialisasi dengan hp mereka masing masing dikolong meja. Bahkan, teman sebangkuku, Minmi sedang asik ber-chatting ria dengan namjachingunya dikelas seberang, Jungrin. Aku menghela nafas, sama sekali tidak mudah menjadi orang yang dijuluki sadako. Masih banyak orang korea yang percaya dengan mitos bahwa wanita berambut berwarna hitam, panjang dan lebat dengan poni yang menutupi matanya selalu membawa sial dan itulah rambutku. Orang-orang selalu menjauhi dan mencibirku. Tapi eomma tidak pernah mengizinkan aku untuk memotongnya, entah mengapa.


KRIIIIIIINGG!!!!

Akhirnya, saatnya aku berkumpul dengan teman-temanku di hallway lantai 3, dilokerku. Dengan semangat aku berjalan keluar kelas membawa buku-buku sejarah menyebalkan ini. Oh, Charin sudah sampai duluan rupanya.

“charinssi annyeong!”, sapaku.
“eh? Annyeong Minki-ah. aku tidak melihatmu tadi pagi, kemana saja kau?” goda Charin sambil tertawa kecil.
“Aish, hajima. Aku tidak suka panggilan itu”

YEOROBUUUUUUN!”
Kemudian sebuah suara menyambut kami dari kejauhan dan ya, suara itu milik gadis bertubuh lebih tinggu sedikit dariku dengan pipi yang chubby  bernama chisoo.

“Ah! Chisoo-yah! Annyeong!” jawab Charin sambil menggerai rambut coklat panjangnya yang dikuncir setelah P.E (re: Physical Education. Semacam olahraga).
“Biasanya kau bersama hyosu. Kemana dia?” tanyaku.
“Hyosu? Dia sedang menyusul test matematika minggu lalu. Minggu lalu dia tidak masuk, jadi dia harus menyelesaikan urusannya dulu atau kim seonsangnim akan membunuhnya”
Aku mengangguk sambil meminum milk tea-ku.

“Chisoo, charin” panggilku.

Tak ada yang membalas.

“Chisoo-yah! Charin-ssi!” panggilku lagi.

Masih tidak ada jawaban.

Kutengok belakangku dan kulihat mereka sedang ternganga dengan mata yang terbuka lebar.

Ya! Waeyo!?” teriakku sembari mengguncang-guncangkan tangan mereka.

Hyosu sang gadis berambut pendek berkacamata yang baru sampai menunjuk 6 cowok yang sedang berjalan melintasi hallway dengan jaket motor hitam yang seragam, berwajah garang (tetapi semuanya tampan), dan bermata sinis sedang memperhatikan cowok-cowok disepanjang hallway ini dengan tajam. Semua cowok-cowok langsung mengalihkan pandangannya berusaha untuk tidak membuat kontak mata dengan mereka agar tidak menjadi korban.

“ingin mencari korban rupanya….” Gumamku pelan.
“ssssshh!” kurasakan ada tangan yang membekap mulutku
“jangan berbicara seperti itu! Kau tidak ingin pulang tanpa nyawa dan hanya membawa batu nisan bertuliskan RIP Lee Minki kan?!” omel chisoo yang ternyata membekap mulutku dengan panjang lebar.
Aish. Arra-arra”
“Walaupun preman, mereka sangat tampan aigoo” Hyosu tiba-tiba bergumam dibelakang tubuhku yang pendek ini.

Aku meyakini bahwa hal tersebut benar, tetapi dengan tingkah mereka yang siap menerkan siapapun itu… aniya, aku tidak bisa membayangkan berhadapan kurang dari 1 meter dihadapan mereka dengan mata-mata jahat. Aniya, aku masih saying nyawa, hidup dan tubuhku.

B.A.P…..
Yap. Itulah nama geng mereka. Nama geng itu merupakan mimpi buruk untuk semya murid-murid culun yang selalu menjadi sasaran empuk pemerasan mereka.
Yang ditengah? Bang yongguk, leader daru B.A.P. Cowok bertubuh kekar itu sudah memubah puluhan orang pulang. Tidak, bukan kerumah tetapi ke rumah sakit. Bahkan, keluarganya sendiri pun keluarga preman. Kakak perempuannya, Bang Natalie mempunyai tattoo disekujur tubuhnya, selalu memakai snapback dimanapun, dan tatapan mata yang tajam membuat orang ingin menyayat dirinya sendiri. Kembarannya pun, Bang Yongnam tidak berbeda jauh darinya. Perbedannya ialah Yongguk tidak dikeluarkan dari sekolah. Menurut kabar yang beredar Yongguk dan Yangnam adalah bagian dari underground di hongdae. Underground berisi manusia-manusia yang siap mengirim dirimu ke rumah sakit atau bahkan peti mati jika kau berani menggangu mereka. Menurut kabar yang kudengar lagi, salah satu member BAP lainnya juga bagian dari underground.

Cowok berambut pirang dengan rahang yang indah disebelah kanan Yongguk adalah Kim Himchan. Dia tidak terlalu sering adu jotos, tetapi dia selalu mendapatkan apa saja yang ia inginkan, dia manusia yang paling ahli dalam bernegosiasi. Lebih tepatnya lagi, menipu orang. Tetapi, dia visual di BAP. Gadis-gadis meleleh bagaikan coklat dibuatnya dengan evil smirk khasnya itu.

Kemudian cowok disebelah kanan Himchan adalah Moon Jongup. Dia satu diantara 3 cowok yang sangar gemar membuat orang remuk. Cowok bermata sipit itu bertubuh kekar juga. Tetapi dia tidak pernah memaksa gadis untuk memberikan uangnya. Dia sangat menghormati perempuan dan bagiku, dia satusatunya member BAP yang beradab dengan mengesampingkan pukulannya yang terkenal sangat sadis.

Sedangkan cowok dengan bibir sexy sebelah kiri Yongguk itu adalah Jung Daehyun. Dia juga bertubuh kekar, tetapi anehnya dia tidak pernah terlihat menggunakan tangannya untuk menyiksa orang. Dia teramat sangat misterius. Ini alasannya orang-orang selalu memanggilnya dengan julukan ninja Bahkan, aku sendiri tidak pernah mendengar suaranya. Yang aku dengar dari Charin, suaranya sangatlah menggetarkan hati para wanita. Tetapi dia berbicara hanya untuk mengeluarkan kata-kata sadisnya. Aku tidak terlalu tau banyak tentang Daehyun, dia terlalu misterius

Kemudian sebelah kiri Daehyun itu adalah Yoo Youngjae. Sama persis seperti diriku, dia tukang tidur dikelas. Tetapi, 1 hal yang sangat membingungkan ialah dia sangatlah jenius. Semua buku catatannya kosong, bersih tak ada coretan apapun dan tidak pernah menyentuh buku apapun itu sama sekali tetapi dia bisa membuat semua soensangnim terkesima disekolah ini. IQ dia 250. Kuulangi lagi, dua ratus lima puluh. Angka yang fantastis untuk ukuran IQ.  Orang-orang menjulukinya brain karena kepintarannya itu.

Dan yang terakhir adalah maknae BAP yakni Choi Junhong. Dia Yongguk versi 2.0 dikarenakan kesadisannya dalam membantai orang lain hampir menyaingi Yongguk. Dia sangatlah kekanak-kanakan, terbukti dari cara dia meledek orang. Banyak yang memanggil dia Zelo-bot atau robot zelo. Entahlah, aku tidak tau kenapa.

BRUUUUKK!!

Tiba-tiba lamunanku dibuyarkan oleh suara tubuh yang terlempar ke pintu loker. Dan benar saja tebakanku, orang tersebut adalah korban baru mereka dan orang itu adalah Jungrin namjachingu Minmi.
  
“mana dompetmu?” Tanya Yongguk sembari mencekik Jungrin dipintu loker.
“Akh! Ahh…. Kh… eungg” balas suara Jungrin yang tercekik.
“Ya! Yang Jungrin! Berikan dompetmu pabo!” teriak yongguk dengan suaranya yang menggelegar disepanjang hallway ini.
A…ni… Aniya! A…ku, eukh… tak akan… akh!” ucap Jungrin yang menderita.
ANDWAE!! Lepaskan dia! Jebal!” teriak gadis yang bernama lengkap Shin Minmi dari kejauhan sembari berlari terengah-engah.
“Minmissi! Jangan mendekat, kau ini perempuan jangan sampai kau dihabisi mereka” cegat Charin dengan tangan kanannya menghalangi jalan Minmi.
Aigooya, neomu kyeowo~ yeojachingu-mu membela mu bagaikan romeo dan Juliet” tukas Zelo dengan wajah meledek ke arah Minmi.
“Kau ini namja bukan? Kenapa yeojachingu-mu yang melindungimu? Kau tak pantas jadi namja, cih” lanjutnya lagi, kali ini dia membuang ludah kearah Jungrin.

Aish, anak ini. Sadarlah dia lebih tua darimu pabo  batinku. Walaupun aku jauh lebih muda darinya tetapi tetap saja hal itu sangat menyebalkan bagiku.

“Berikan uangmu dan kau akan selamat” ucap Himchan dengan nada menantang
“Ekh… ngh… i-ini… akh” balas Jungrin sambil berusaha mengeluarkan dompet dari kantong celananya
Yongguk langsung merebut dompetnya. “Yeah! Begitu kan lebih baik. Gomawoyo, pabo” tatap Yongguk sambil menepuk-nepuk kepala Jungrin yang sedang berusaha mengumpulkan oksigen sebanyak mungkin yang ia bisa. Charin akhirnya melepas Minmi.
Chagiya! Neo gwenchanna?! Apakah kau terluka?! Akan kubawa kau keruang kesehatan” ucap Minmi dengan nada panic. Kemudian diboponglah tubuh Jungrin oleh Minmi yang dibantu oleh Chisoo dan Hyosu. BAP pun berlalu dari tempat itu  membelakangiku.

Aish. Ya! Neo Mwoya?!” teriakku dengan reflek.

Oh… tuhan, cabutlah nyawaku sekarang.

Keenam member BAP menengok ke arahku dibelakang dengan tatapan psikopat.

GLEK….
Aku menelan ludahku sendiri. Aku punya feeling buruk tentang ini. Sepertinya aku tidak akan pulang dengan selamat hari ini

Na? I’m a badman” ucap Yongguk dengan nada datar dan evil smirknya. Rasanya aku ingin mengubur diriku dalam-dalam di bumi ini. Sungguh, aku benci diriku sendiri saat ini.

*  *  *  *  *  *

Kelas selanjutnya, sejarah. Itu artinya waktunya tidur siang mendengar celotehan Cho seonsangnim. Aku tidak pernah tertarik dengan pelajaran sejarah dari kecil. Jadi… aku tidak pernah peduli tentang sejarah sama sekali. Maupun itu sejarah korea, dunia atau apapun itu. Biasanya saat-saat seperti ini aku sudah tertidur pulas, tetapi tidak hari ini. Aku gelisah.

Apa yang kemungkinan dilakukan mereka padaku pulang sekolah nanti? batinku. Perasaanku saat ini rasanya seperti dikejar-kejar kontraktor.

Mungkin grup chat bersama Chisoo, Hyosu, dan Charin bisa menenangkan perasaanku saat ini  hiburku kepada diri sendiri. Kubuka app kakaotalk dari hpku di kolong meja dan membuat group chat.

Minki     : Yeorobun! Aku bosan sekali sedang pelajaran sejarah. Aigooo, eottokhae u,u
Hyosu     : Sama! Disini juga sedang pelajarn sejarah. Huaaaahhh membosankan TT.TT
Charin    : Omong-omong, bagaimana perasaanmu tadi saat Yongguk membalasmu?
Minki     : Panik 100%! Kyaaaaaa!!!! Aku ingin mati saja TToTT
Charin    : kkk… tapi tadi Daehyun terlihat sangat misterius dan tampan. Ninja favoritku❤
Hyosu     : Yongguk juga. Walaupun ia terlihat seperti malaikat pencabut nyawa tetapi dia malaikat pembantai hatiku. Kyaaaa~~
Chisoo    : Yeorobun! Aigoo, aku sedang test matematika kalian berisik sekali, aish. X_x
Minki     : Eoh? Mianhae chisoo-yah! ^^9
Charin    : Neee~ Jeongman mianhae chubby chisoo^^
Hyosu     : Chubby Chisoo mianhae~
Chisoo    : Aish, hajimaaa!-_- kalian malah makin berisik heol!
Minki     : chamkkaman…… kau bilang tadi kau sedang test matematika, tetapi kenapa kau bisa chatting dengan kita?-_-a
Hyosu     : ne ne ne! Nappeun Chisoo xp
Chisoo    : oiya… aku lupa kkk~ kalian berisik sih, jadinya aku penasaran apa yang sedang kalian bicarakan.
Charin    : kkk Pabo Park Chisoo

KRIIIIIIING!!!

Tidak terasa bunyi bel pulang sekolah berbunyi.
Bersiaplah Minki, bersiaplah…   ucapku pelan sembari menghela nafas panjang berusaha menenangkan diriku sendiri.
Aku berjalan keluar kelas dengan langkah gontai. Tuhan tolong aku aigoo  — keluhku lagi. Aku berjalan lemas ke arah gerbang untuk menemui sahabat-sahabatku. Kulihat dari kejauhan Chisoo melambaikan tangannya ke arahku. Sudah ada Chisoo, Charin, dan Hyosu artinya kita sudah lengkap untuk pulang bersama-sama.

“Minkissi, kau terlihat lemas sekali. Apa kau masih memikirkan yang tadi?” Tanya
Chisoo dengan khawatir.
“Hmm…” balasku lemas hanya dengan menganggukan kepala.
“Tenanglah minki, kau akan baik-baik saja. Percayalah padaku, jinjjayo” hibur Chisoo. Aku tersenyum garing menatap Chisoo.

“Minggir kau! Kami ingin lewat”

terdengar suara orang yang bernama lengkap Yoo Youngjae dari belakangku.

Jangan buat kontak mata… jangan buat kontak mata dengan mereka… jangan buat kontak mata… jebal.
Aku sengaja menundukan kepala, berharap mereka tidak melihatku. Secara tidak sadar, aku memejamkan mataku karena panic. 20 detik kemudian, aku sudah jauh dibelakang 6 cowok itu.

“Aaaah… nyawaku selamat” bisikku pelan. Aku menghela napas dengan lega.

END OF CHAPTER 1


Yak! Itulah chapter pertama dari sinetron…. Eh engga, fanfic bersambung ini:3 maaf aga aneh soalnya udah lama banget gabikin ff lagi huuuhL dichapter ini sebenernya buat perkenalan para tokoh utama aja diselanjut-lanjutnya baru the adventure goes on /halah. Spoiler dikit, dichapter-chapter selanjutnya bakalan ada POV dari masing-masing tokoh. Ganti-gantian, 6 chapter selanjutnya POV dari yeoja, trs 1 chapter POV author, 6nya lagi POV dari member BAPnya hehe. Anywaaaaayyyy~ Gimana ffnya? Bagus? Aneh? Biasa aja? Comment ya menurut kalian gimana^^ hehe. Kamsahamnidaaaaa~ /bows

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar